Tuesday, July 20, 2010

Saya ingat


Saya ingat, saya ingat. Saya tidak bisa lupa. Saya ada mimpi.

Dadang Christanto berkata ini, lalu memulai pameranya Mereka memberikan fakta-fakta.

Pameran itu berada di Art Gallery of NSW dan terdiri dari enam belas patung.

Mereka orang-orang universil yang memberikan keterangan dukacita dan penderitaan.

Christanto lahir di Tegal, Jawa Pusat.

Keturunya dia Cina.

Dia berumur delapan tahun ketika pembunuhan besar memulai dalam tahun 1965.

Christanto sedang bekerja dan tinggal di Darwin.

2 comments:

libro pdf said...

Gracias por este artículo tan interesante. Tengo que leerme el resto del blog sin falta. Pásate por esta web y échale un vistazo a estos Libros

Un abrazo

Dakeloen Id said...

Saya ingat, saya ingat. Saya tidak bisa lupa. dalam mimpi saya.

yang dikatakan oleh Dadang Christanto, lalu memulai pameranya Mereka memberikan fakta-fakta.

Pameran itu berada di Art Gallery of NSW dan terdiri dari enam belas patung.

Mereka orang-orang universil yang memberikan keterangan dukacita dan penderitaan.

Christanto lahir di Tegal, Jawa Tengah.

Dia Keturunan Cina.

Dia berumur delapan tahun ketika terjadi pembunuhan besar mulai tahun 1965.

Christanto sedang bekerja dan tinggal di Darwin.

I LOVE INDONESIA LANGUAGE